pramukanet

Menjaga dan Mempertahankan Perdamaian di Setiap Jengkal Tanah Nusantaraheader image


cari keperluan kamu di sini

Rabu, 17 April 2013

Salam Pramuka

Kepedulian terhadap masalah lingkungan sebaiknya mulai ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Untuk menyalurkan rasa kepeduliannya.

Kepramukaan pada hakekatnya adalah suatu proses pendidikan yang menyenangkan bagi anak muda, dibawah tanggungjawab anggota dewasa, yang dilaksanakan di luar lingkungan pendidikan sekolah dan keluarga, dengan  prinsip dasar dan metode pendidikan tertentu melalui suatu sistem nilai yang didasarkan pada Satya dan Darma Pramuka.

Tidak perlu register atau pake login-loginan karena sudah jelas membernya adalah anggota Pramuka, atau siapa saja yang ingin belajar tentang Kepramukaan. Suatu upaya memberikan layanan yang terbaik untuk mereka yang memiliki komitmen terhadap GerakanPramuka
Kiranya tidak berlebihan dalam berharap apabila blog ini bermanfaat bagi kita semua, khususnya warga Gerakan Pramuka.

Dalam blog sederahana ini terdapat beberapa pengetahuan tantang Pramuka.Saya sangat merkomendasikan adik-adik ikut ekstra kurikuler Pramuka! loh, emangnya kenapa kak?
Bagini Adik-adik ku sayang, perkenalkan. Nama Kakak Ahyar, kakak ikut Pramuka sejak kelas 3 SD. Usia Kakak sudah 21 Tahun, kakak masih mahasiswa, tapi kakak pernah menjadi Sales Koordinator handphone dan saat ini kakak bekerja sebagai Wartawan di sebuah Koran Harian Jawa Post Grup, tapi kakak masih aktif Pramuka sebagai Pembina di SD, SMP, dan SMA.
Kakak memiliki kesibukan yang cukup padat sebagai mahasiswa dan wartawan, tapi Pramuka tidak kakak tinggalkan. Kenapa? Karena Pramuka itu otak kanan Adik-adik.
Disadari atau tidak, selama ini, kita di sekolah hanya mencerdaskan otak kiri saja, dan itu sangat merugikan. Wah, ekstrim banget nih. Tenang, tenang.. simak dulu penjelasan saya di bawah ini.
Kalau saya minta adik-adik menggambar pemandangan, pasti yang digambar adalah gambar gunung dengan embel-embel sawah/laut, matahari, dan burung. Kalau adik-adik diminta membuat cerita, pasti kalimat awalnya “pada suatu hari”, “pada suatu ketika” dan itu itu saja kalimat awalnya. Kok tau, dukun ya? Wkwkwkwkwkwk.. itu bukti kalau pendidikan di sekolah selama ini hanya mencerdaskan otak kiri.
Kenapa saya bela-belain ikut Pramuka, karena Pramuka itu kanan, dengan programnya belajar sambil mekakukan, tepuk tangan, bermain, bersenang-senang, dan mengajarkan berani tampil. Pramuka itu otak kanan  banget, loh. Karena semua kegiatan yang kakak sebutkan tadi menggunakan otak kanan.
Ada apa sih dengan otak kanan? Rasanya tidak ada habisnya kalau kakak paparkan tentang otak kanan. Sebaiknya kita bicara kanan dulu yu. Dari segi agama, baik di Kitab Al-qur’an, Taurot, Injil, dan Jabur kita mengenal golongan kanan (Golongan yang baik lagi benar), dari segi organisasi atau kelompok kita mengenal tangan kanan (orang yang dapat diandalkan), kalau mau duluan atau menyelip lewat jalur kanan, kebetulan Bahasa Inggris, Right artinya benar dan kebetulan juga diartikan kanan, sedangkan left salah/kiri. Nah, ini bukan kebetulan loh.
Kalau Adik-adik ingin tau lebih lanjut, bacalah buku tentang otak kanan. Oya, ada satu informas penting dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menegaskan bahwa Pramuka akan menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib untuk siswa di sekolah, bukan mata pelajaran wajib. Pemerintah memiliki alasan yang kuat untuk menjadikan Pramuka sebagai salah satu ekskul wajib. Apa itu?

Menurut Nuh, Pramuka menjadi wajib karena alasan legalitas yang jelas. Dari sisi pendidikan dan kegiatan, Pramuka mengajarkan banyak nilai, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian. Kompas.com. (ahyar37@ymail.com)


Poskan Komentar